Blog

Fauna Eksotis dan Khas dari Berbagai Dunia

- Updated April 14, 2018

Fauna yaitu kekayaan seluruh jenis ragam binatang yang hidup di bagian tertentu atau termin tertentu. Sebutan yang sejenis untuk tumbuhan yaitu flora. Tumbuhan, zona binatang dan wujud hayat berbeda bagai jamur saat suatu kesatuan disebut biota. Penulisan tanaman dan dunia binatang lazimnya ditulis di depan istilah geografis, misalnya alam hewan peralihan, dunia binatang Asia atau habitat hewan Australia.

Kawasan persebaran binatang pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan kemudian dikembangkan sama Huxley (1868) dan Wallace (1876). Ada sebagian aspek alam yang mempengaruhi persebaran binatang di dunia yang bersifat menghalangi, merupakan faktor-faktor fisik yang berkaitan dengan keadaan di bumi, misalnya perairan (kali, danau, laut), daratan (gunung, jurang, lembah, gurun, dll), iklim (suhu, kelembaban, tekanan udara, dll). Alfred Russel Wallace mengelompokkan persebaran hewan di dunia menjadi 6 kawasan, adalah:

Wilayah Australis

Wilayah ini mencakup wilayah Australia, Selandia baru, Maluku, Papua, dan pulau-pulau sekitarnya. Beberapa binatang khas wilayah ini adalah kanguru, kiwi, platipus, koala, terdapat juga sebagian macam burung yang khas kawasan ini seperti burung cendrawasih, kasuari, kakatua, dan kawanan reptil yaitu buaya, kura-kura, ular piton.

Di bawah ini ialah karakteristik hewan jenis Australis.

Ada binatang yang berkantung.
Memiliki satwa menyusui atau hewan menyusui kecil-kecil.
Enggak terdapat kera.
Terdapat banyak macam burung yang berwarna-warni.
Terdapat banyak jenis fauna yang bertanduk.

Berikut yakni contoh hewan tipe Australis:

Kangguru
Kuskus yang adalah famili possum, yakni fauna yang memiliki kantong unik dari Australia dan terdapat juga di wilayah Papua.
Burung Cendrawasih yang sangat banyak di zona Papua dan ada jua di zona Maluku.
Burung Kasuari
Burung Kakatua
Landak Papua

Zona Ethiopian

Zona persebarannya mencakup benua Afrika dari bagian selatan Gurun Sahara, Madagaskar, dan Asia Barat. Fauna yang khas daerah ini yaitu gajah afrika, gorila, babon, badak afrika, simpanse, jerapah, mamalia padang rumput seperti zebra, antilope, singa, kijang, dan mamalia pemakan serangga yaitu trenggiling. Mamalia endemik di wilayah ini merupakan kuda nil yang hanya ada di sungai Nil, Mesir. Tetapi di Madagaskar juga terdapat kuda nil namun lebih kecil. Zona Ethiopian juga mempunyai hewan yang persis dengan di kawasan Oriental seperti golongan kucing, bajing, babi hutan, tikus, kelelawar, dan anjing.

Zona Neartik

Wilayah persebarannya meliputi zona Amerika Serikat, Amerika Utara dekat Kutub Utara, dan Greenland. Hewan khas kawasan ini yaitu kalkun liar, tikus berkantung, caribou, bison, muskox, domba gunung. Di kawasan ini juga terdapat beberapa ragam hewan yang terdapat di kawasan Paleartik seperti kelinci, anjing, kucing, kelelawar, dan bajing.

Zona Neotropik

Kawasan persebarannya meliputi zona Amerika Selatan, dan sebagian besar Meksiko. Iklim di kawasan ini sebagian besar beriklim tropis dan bagian selatan beriklim sedang. Fauna endemiknya ikan piranha dan belut listrik di sungai Amazon, ilama (serupa unta) di padang pasir Atacama (Peru), tapir, dan kera hidung merah. Neotropikal sangat terkenal sebagai zona fauna vertebrata karena jenisnya yang amat beragam dan spesifik seperti sejumlah macam monyet, trenggiling, beberapa jenis reptil contohnya buaya, ular, kadal, sebagian spesies burung dan ada sejenis kelelawar penghisap darah.

Wilayah Asiatis

Tersebar di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Fauna Indonesia yang masuk di kawasan ini cuma di Indonesia bagian barat. Binatang yang khas ini merupakan harimau, orang utan, rusa, banteng, gibon, dan badak bercula satu. Hewan lainnya yaitu badak bercula dua, beruang, gajah, antilope, berbagai jenis reptil, dan ikan. Adanya jenis binatang yang persis dengan zona Ethiopian yaitu kucing, anjing, monyet, gajah, badak, dan harimau.

Binatang rumpun Asiatis yaitu ragam hewan yang berada di zona Indonesia di bagian barat. Tempat-tempatnya mencangkup zona Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali. Berikut ini merupakan ciri-ciri hewan tipe Asiatis:

Berupa mamalia berukuran besar misalnya macan loreng, gajah, tapir.
Memiliki berbagai rupa kera.
Terdapat beraneka rupa ikan air tawar.
Tidak banyak jumlah burung yang berwarna jernih, namun banyak yang mempunyai suara enak didengar dengan ukuran fisik yang kecil sampai sedang.
Memiliki bermacam macam reptil.
Berbagai fauna endemik seperti badak bercula satu, burung merak, jalak bali, dan orang utan.
Tidak tampak satwa berkantung

Zona Paleartik

Wilayah persebarannya sangat luas meliputi hampir segala benua Eropa, Rusia, daerah sekitar kutub utara hingga pegunungan Himalaya, kepulauan Inggris di Eropa Barat hingga Jepang, Selat Bering di pantai Pasifik dan benua Afrika paling utara. Beberapa jenis fauna paleartik yang tetap bertahan di lingkungan aslinya adalah, panda di cina, binatang kutub seperti rusa, unta di afrika utara, kucing kutub, beruang kutub. Hewan yang berasal dari zona ini yaitu, kelinci, berbagai spesies anjing, bajing kelelawar, dan kijang telah menyebar ke zona lain.

Golongan satwa Unggas yang Sebagai Cita rasa Binatang Peliharaan

Satwa unggas ini terdapat sepasang kaki dan dua sayap. Unggas tergolong klasifikasi hewan vertebrata yaitu mempunyai tulang belakang. Sebagian besar satwa unggas terdapat bulu yang menyelimuti segenap badannya dan sering dijadikan hewan peliharaan oleh masyarakat dan familiar hingga kini.

Macam-macam binatang unggas umumnya ditemukan banyak tapi sesuai yang kalian pahami bahwa tipe satwa ini sungguh berguna dalam kehidupan. Sebab orang-orang menjadikan binatang tersebut sebagai hewan ternak yang dikonsumsi daging serta telurnya seperti ayam dan bebek.

Ayam

Beberapa tipe binatang unggas yang hidup di daratan ialah ayam. Ayam mempunyai dua kaki dan sepasang sayap namun tidak sanggup terbang tinggi bagaikan burung.. Sebab sayap pada ayam berfungsi sebagai keseimbangan badannya serta meneduhi anak-anaknya.

Ayam sangat bermanfaat bagi masyarakat karena ayam sebagai salah satu panganan baku bernutrisi tinggi. Sebagai binatang ternak, ayam dapat dimanfaatkan daging serta telurnya yang umumnya disebut ayam pedaging dan ayam petelur.

Bebek

Berikutnya ialah bebek tergolong binatang unggas yang berkembang di daratan tetapi berenang. Terdapat berbagai macam-macam bebek di bumi ini karena setiap bangsa ada bebek yang tubuh serta warna bulunya berlainan.

Bebek sama dengan ayam yang dapat dikonsumsi daging dan telurnya sebagai panganan utama bergizi tinggi. Dan umumnya telur bebek sering sebagai telur asin sebab telur bebek mempunyai cangkang yang keras.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *