Blog

Hewan ini Merupakan yang Ter Aneh Di Bumi, Sudahkah Kamu Tau?

- Updated May 20, 2018

Binatang adalah khazanah segala jenis macam fauna yang hidup di belahan khusus atau termin khusus. Terminologi yang sejenis buat tumbuhan merupakan flora. Tanaman, alam fauna dan bentuk hayat lain sebagaimana fungi tatkala suatu kesatuan disebut biota. Penyalinan flora dan dunia binatang umumnya ditulis di depan kata geografis, misalnya zona fauna peralihan, alam hewan Asia atau alam binatang Australia.

Wilayah persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan selanjutnya dikembangkan sama Huxley (1868) dan Wallace (1876). Ada beberapa aspek lingkungan yang menyebabkan persebaran hewan di dunia yang bersifat menghambat, merupakan faktor-faktor fisik yang berhubungan dengan keadaan di bumi, misalnya perairan (sungai, telaga, laut), daratan (gunung, jurang, lembah, gurun, dll), iklim (suhu, kelembaban, tekanan udara, dll). Alfred Russel Wallace mengelompokkan persebaran fauna di dunia menjadi 6 wilayah, yaitu:

Wilayah Australis

Kawasan ini meliputi kawasan Australia, Selandia baru, Maluku, Papua, dan pulau-pulau sekitarnya. Sebagian hewan khas wilayah ini yaitu kanguru, kiwi, platipus, koala, terdapat juga beberapa ragam burung yang khas kawasan ini misalnya burung cendrawasih, kasuari, kakatua, dan kumpulan reptil yaitu buaya, kura-kura, ular piton.

Di bawah ini yaitu karakteristik fauna jenis Australis.

Terdapat fauna yang berkantung.
Terdapat satwa menyusui atau binatang menyusui kecil-kecil.
Tak ada kera.
Terdapat banyak macam burung yang berwarna.
Terdapat banyak macam hewan yang bertanduk.

Berikut merupakan contoh hewan jenis Australis:

Kangguru
Kuskus yang adalah kerabat possum, ialah satwa yang mempunyai kantung unik berasal Australia dan ada juga di kawasan Papua.
Burung Cendrawasih yang mendominasi di kawasan Papua dan terdapat juga di zona Maluku.
Burung Kasuari
Burung Kakatua
Landak Papua

Wilayah Ethiopian

Kawasan persebarannya mencakup benua Afrika dari sebelah selatan Gurun Sahara, Madagaskar, dan Asia Barat. Hewan yang khas kawasan ini yaitu gajah afrika, gorila, babon, badak afrika, simpanse, jerapah, mamalia padang rumput seperti zebra, antilope, singa, kijang, dan mamalia pemakan serangga yaitu trenggiling. Mamalia endemik di kawasan ini adalah kuda nil yang cuma ada di sungai Nil, Mesir. Namun di Madagaskar juga terdapat kuda nil tapi lebih kecil. Zona Ethiopian juga mempunyai hewan yang hampir sama dengan di wilayah Oriental contohnya golongan kucing, bajing, babi hutan, tikus, kelelawar, dan anjing.

Kawasan Neartik

Zona persebarannya meliputi kawasan Amerika Serikat, Amerika Utara dekat Kutub Utara, dan Greenland. Hewan khas daerah ini adalah kalkun liar, tikus berkantung, caribou, bison, muskox, domba gunung. Di kawasan ini juga ada beberapa macam fauna yang terdapat di wilayah Paleartik seperti kelinci, anjing, kucing, kelelawar, dan bajing.

Wilayah Neotropik

Zona persebarannya meliputi zona Amerika Selatan, dan sebagian besar Meksiko. Iklim di kawasan ini sebagian besar beriklim tropis dan bagian selatan beriklim sedang. Fauna endemiknya ikan piranha dan belut listrik di kali Amazon, ilama (sebangsa unta) di padang pasir Atacama (Peru), tapir, dan kera hidung merah. Neotropikal amat terkenal sebagai wilayah binatang vertebrata karena jenisnya yang amat beragam dan spesifik seperti sebagian ragam monyet, trenggiling, sejumlah ragam reptil contohnya buaya, ular, kadal, beberapa spesies burung dan terdapat sejenis kelelawar penghisap darah.

Kawasan Asiatis

Tersebar di zona Asia Tenggara dan Asia Selatan. Binatang Indonesia yang masuk di kawasan ini cuma di Indonesia belahan barat. Hewan yang khas ini merupakan harimau, orang utan, rusa, banteng, gibon, dan badak bercula satu. Hewan lainnya merupakan badak bercula dua, beruang, gajah, antilope, berbagai jenis reptil, dan ikan. Adanya ragam binatang yang persis dengan zona Ethiopian antara lain kucing, anjing, monyet, gajah, badak, dan harimau.

Fauna jenis Asiatis ialah jenis binatang yang berada di kawasan Indonesia di bagian barat. Tempat-tempatnya meliputi kawasan Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali. Berikut ini yakni ciri-ciri satwa tipe Asiatis:

Berwujud mamalia berukuran besar contohnya harimau, gajah, tapir.
Ada beragam jenis kera.
Terdapat bermacam jenis ikan air tawar.
Sedikit jumlah burung yang berwarna , namun banyak yang mempunyai suara enak didengar dengan ukuran badan yang kecil hingga sedang.
Memiliki berbagai jenis reptil.
Bermacam satwa endemik contohnya badak bertanduk satu, burung merak, jalak bali, dan orang utan.
Tak memiliki fauna berkantung

Wilayah Paleartik

Kawasan persebarannya sangat luas meliputi hampir segala benua Eropa, Rusia, daerah sekitar kutub utara sampai pegunungan Himalaya, kepulauan Inggris di Eropa Barat hingga Jepang, Selat Bering di pantai Pasifik dan benua Afrika paling utara. Sebagian ragam hewan paleartik yang tetap bertahan di lingkungan aslinya adalah, panda di cina, binatang kutub seperti rusa, unta di afrika utara, kucing kutub, beruang kutub. Hewan yang berasal dari wilayah ini antara lain, kelinci, berbagai spesies anjing, bajing kelelawar, dan kijang telah menyebar ke wilayah lain.

Jenis Satwa Unggas yang Sebagai pilihan Binatang Piaraan

binatang unggas tersebut terdapat sepasang kaki dan sepasang sayap. Unggas tergolong tipe satwa vertebrata yaitu memiliki tulang belakang. Sebagian besar satwa unggas memiliki bulu yang menyelimuti semua dagingnya dan sering dijadikan satwa peliharaan oleh warga dan populer sampai kini.

Versi binatang unggas umumnya ditemukan banyak namun seperti yang kita ingat bahwa tipe hewan ini benar-benar berguna untuk kehidupan. Akibat dari warga menjadikan binatang tersebut sebagai satwa ternak yang dikonsumsi daging dan telurnya seperti ayam dan bebek.

Ayam

Beberapa jenis hewan unggas yang Berkembang di daratan adalah ayam. Ayam memiliki sepasang kaki dan sepasang sayap tetapi tidak bisa terbang tinggi layaknya burung.. Akibat dari sayap terhadap ayam bermafaat menjadi keseimbangan tubuh dan meneduhi anak-anaknya.

Ayam sangat bermanfaat bagi manusia akibat ayam menjadi salah satu panganan pokok bervitamin tinggi. Sebagai binatang ternak, ayam bisa dimakan daging serta telurnya yang sering disebut ayam pedaging dan ayam petelur.

Bebek

Berikutnya yaitu bebek termasuk satwa unggas yang ada di daratan tetapi berenang. Ada berbagai jenis-jenis bebek di benua ini sebab masing-masing negara terdapat bebek yang tubuh dan corak bulunya bermacam-macam.

Bebek dan ayam yang sering dimanfaatkan daging dan telurnya menjadi panganan baku bervitamin tinggi. Dan umumnya telur bebek kerap dijadikan telur asin sebab telur bebek terdapat cangkang yang kuat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *