Blog

Indikasi Apa Sih yang Muncul Saat Si Buah Hati Tumbuh Gigi

- Updated September 10, 2018

Senyuman bayi sungguh semakin menggemaskan apalagi ketika sudah keluarnya gigi. Semua anak terdapat masa munculnya gigi berlainan hanya masanya gak dapat ditentukan. Umumnya bayi keluarnya gigi perdana pada umur kira-kira 4 bulan sampai satu tahun. Namun selalu ada yang kurang atau lebih.

Sekalipun terdapat perbedaan masa keluarnya gigi pada bocah namun gejala yang dialami pada semua anak kecil hampir sama. Di momen tersebut merupakan suatu waktu ketidaknyamanan dan rasa nyeri pada gusi si bocah. Sehingga anak kecil bakal rewel atau sering menangis. Tapi bagi para ibu tidak perlu bingung, alasan itu merupakan tanda-tanda bayi keluarnya gigi. Dengan begitu mesti diketahui bagaimana ketika tanda-tanda bayi munculnya gigi bayi sehingga seorang bunda bisa memahami hal tersebut.

Rasa Nyilu pada Gusi

Dari rasa nyeri pada saraf lunak di gusi sebab dari infeksi. Kebanyakan timbulnya gigi perdana bakal terasa sakit, sama pula pada saat pertumbuhan gigi geraham yang terlihat menjadi yang paling menyakitkan. Ibu tidak perlu khawatir, alasannya seiring dengan pertumbuhan gigi si bayi yang segera berlanjut, perlahan-lahan si bocah akan menganggap terbiasa dengan munculnya gigi dan perasaan gak nyaman di hari esok.

Sering Mengeluarkan Air Liur

Pada munculnya gigi bisa memicu pengeluaran air liur pada mulut bocah. Maka tak heran kalau Ibu kerap melihat mulut bocah kerap terbuka dan air liur menetes dari mulutnya.

Sering Menggigit

Dorongan dari timbulnya gigi yang bakal muncul dari gusi menyebabkan rasa sakit di gusi anak kecil. Hal itu akan menyebabkan ketidaknyamanan terhadap keadaan bocah tersebut. Tidak hanya itu saja, rasa risih dan gatal pada gusi bayi membuat bayi akan melampiaskan dengan menggigit benda yang dipegang bahkan sampai menggigit pentil ibu diwaktu lagi menyusu.

Batuk-Batuk

Jatuhnya air liur yang berlebihan lantarannya timbulnya gigi membuat anak kecil gampang tersendak bahkan sampai batuk-batuk. Itu terjadi lantarannya banyaknya air liur yang membanjiri mulut. Walaupun kalau tak ada munculnya gejala flu, pilek, maupun alergi mestinya tanda yang satu ini gak membuat rumit. Tapi kalau memang mengalami batuk-batuk terus bisa jadi bayi mengalami sakit akibat virus dan lain-lainnya.

Ruam Pada Dagu atau Wajah

Tidak sekedar ngences dan batuk-batuk, pengeluaran air liur yang amat berlebihan selama waktu keluarnya gigi pula memicu timbulnya ruam kulit yang garing di sekitar area mulut, dagu, ada kalanya di leher. Pemicunya adalah kontak langsung dengan air liur tersebut. Oleh lantarannya itu, Ibu hendaknya rajin membersihkan air liur anak kecil memakai sapu tangan yang lembut guna mengurangi timbulnya ruam. Walaupun, apabila ruam sudah terbentuk, oleskan krim atau lotion terhadap bayi dengan baik dan aman untuk si bayi.

Tidak Nafsu Makan

Dengan rasa nyilu pada gusi waktu timbulnya gigi tak cuma menyebabkan bayi merasa tidak tenang, tapi juga bisa menghilangkan nafsu makan. Bahkan saat menyusu saja bisa membuat gusi nyilu. Oleh karena itu, jangan heran kalau anak kecil menolak disuapi makanan keras maupun susu saat giginya akan tumbuh.

Sering Rewel

Gusi bocah yang mengalami nyilu bakal membuat si bayi sering rewel. Hal ini sangatlah wajar karena mengalami ketidaknyamanan yang dialami si bayi ternyata bukan hanya disebabkan oleh sakit gusi, tapi juga diakibatkan oleh terjadinya sel-sel di gusi yang rusak dan pecah biar gigi bisa tumbuh keluar. Gak heran kalau membuat si anak rewel justru sampai gangguan kesehatan.

Terjadinya Demam

Umumnya sering kali terjadi infeksi dalam badan bakal menyebabkan demam, begitu juga dengan infeksi yang terjadi terhadap gusi karena timbulnya gigi. Tapi demam yang terjadi umumnya sekedar demam rendah saja, sehingga mampu ditangani dengan mudah di rumah.

Hematoma Gusi

ciri-ciri keluarnya gigi pada bayi yang telah jelas yaitu hematoma atau mengalami pendarahan pada bawah gusi. Ditandai dengan kepalan kemerahan pada bawah gusi contohnya gusi bengkak. Namun Ibu gak mesti bingung, sebab gejala ini bakal pulih dengan sendirinya saat gigi telah keluar. Dalam meredakan nyilu, Ibu juga dapat memberi pertolongan dengan kompres dingin.

Sulit Tidur Nyenyak

Adanya rasa sakit membuat bocah merasa gak nyaman sehingga ia jarang tidur dengan tenang. Umumnya, Ibu mengurusnya dengan cara menyusui. Namun sering kali menyusui justru akan membuatnya lebih sakit damnpak persinggungan antara puting Ibu dengan gusi bocah. Untuk memberinya ketenangan, Ibu mampu membuat anak kecil reda dengan cara menepuk-nepuknya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *