Blog

Kiat Penting Sukses Bisnis Katering

- Updated February 12, 2018

Usaha pada bidang kuliner, sekarang ini memang betul-betul menggiurkan. Namun, tentu memerlukan beraneka jenis unsur pendukung agar bisnis dapat berkembang terus maju dan tidak kalah berkompetisi dengan kompetitor sejenis.

Salah satu usaha kuliner yang dapat kamu jalankan adalah katering. Bisnis katering ini cenderung lebih aman daripada membuka rumah makan yang belum tentu rame. Selain itu, makanan yang disiapkan oleh katering ialah yang sesuai dengan orderan. Jadi, dapat diprediksi tak akan rugi diakibatkan makanan sisa sebab memang makanan yang dimasak setelah ada pemesan.

Bagi seorang yang baru pertama kali menjalankan usaha masakan terutama katering, kamu sepatutnya mengetahui terlebih dulu apa saja persiapannya. Jangan langsung membangun bisnis tanpa tahu langkah ke depannya akan seperti apa.

1. Meningkatkan pengetahuan dan wawasan

Sebelum mengawali membuka usaha katering, hal pertama yang semestinya kamu lakukan adalah mencari tahu tentang seluk beluk usaha katering. Seperti yang sedang kamu lakukan saat ini dengan membaca tulisan ini.

Mencari info ini penting, jangan sampai kamu sudah mulai melakukan usaha katering, tapi tidak tahu bagaimana mengembangkannya. Akan amat repot dan hasilnya kurang maksimal sekiranya langsung jalan dan kamu baru mempelajari setelahnya. Karena, bisnis kuliner itu tentu berbeda dibandingkan bisnis di bidang fashion atau yang lain.

2. Mempersiapkan Modal

Setelah memiliki ilmu mengenai katering, langkah selanjutnya yakni menyiapkan modal. Modal ini digunakan untuk apa? Tentu saja untuk penyediaan alat. Misalkan saja kamu membutuhkan perlengkapan memasak untuk 100 porsi, mungkin jika orderannya masih sebesar itu, peralatan yang ada di dapur masih mampu untuk mengerjakannya. Tetapi, saat pesanan semakin banyak, butuh lebih banyak peralatan supaya waktu yang digunakan untuk memasak lebih efisien.

Selain peralatan masak, kamu juga membutuhkan dapur untuk memasak. Dapur rumah masih bisa digunakan, namun perlu penataan ulang supaya saat mengerjakan pesanan lebih gampang. Kamu juga akan membutuhkan rak khusus untuk tempat peralatan, bumbu-bumbu, dan kelengkapan lainnya.

Untuk pemula, biasanya akan membutuhkan tarif yang tak terlalu besar untuk membeli bahan makanan dikala ada orderan. Estimasi tarif yang diperlukan sekitar 500 ribu sampai 2 juta rupiah. Tentu semua itu tergantung dari orderan yang sedang kamu kerjakan.

3. Menjaga Kualitas Makanan

Menjaga cita rasa makanan itu benar-benar penting, apalagi untuk usaha katering. Karena, konsumen biasanya coba-coba dulu menggunakan jasa katering yang belum pernah dia gunakan. Nah, saat kwalitas dan rasa dari makanan yang kamu masak baik, tentu hal ini dapat menjaga pelanggan agar nantinya pesan lagi ke katering yang kamu miliki.

Selain itu, pengunjung sebuah acara pasti akan bertanya pada yang tuan rumah rasa dan kwalitas makanannya baik. Hal ini juga dapat menjadi promosi cuma – cuma yang bisa kamu lakukan.

Tapi, yang lebih utama lagi, makanan ini ialah barang yang gampang sekali basi. Jika kualitasnya tak kita jaga, tentu dapat mempengaruhi usia makanan tersebut.

Dan, saat makanan yang kita hidangkan sudah tidak sesuai, bisa – bisa mengakibatkan keracunan.

4. Selalu Membuat Inovasi Baru

Setiap bisnis tentu membutuhkan sebuah kreatifitas supaya bisa bersaing dengan kompetitor. Begitu juga dengan usaha kuliner, kamu sepatutnya bisa membikin sesuatu yang baru supaya tidak ketinggalan dan tetap bisa menarik pelanggan.

Inovasi dalam bisnis katering ini ada banyak yang bisa kamu lakukan, misalkan menambah menu yang ada, membikin paket dengan harga yang lebih terjangkau atau bersaing dengan kompetitor atau inovasi lain yang mungkin bisa mendongkrak penjualan kamu.

5. Pengelolaan Waktu Terkait Penyajian

Penyedia jasa tentu sangat terikat oleh waktu, saat ada orderan yang semestinya siap jam 10 pagi, tentu kita sudahharus menghidangkannya sebelum jam tersebut. Kalau ada pesanan untuk acara prasmanan, tentu kita semestinya lebih awal lagi untuk mempersiapkan semuanya.

Nah, ketepatan waktu penyajian ini menjadi sangat penting sebab konsumen tentu tak mau jika acaranya jadi gagal hanya karena makanan yang belum siap. Oleh karena
itu, kamu harus bisa memprediksi waktu yang diperlukan untuk memasak, mengantarkan, dan menyajikan makanan hingga dapat dinikmati oleh konsumen.

6. Sedikit banyak Belajar Teknik Marketing, Termasuk Dunia Internet

Di zaman yang serba komputerisasi seperti saat ini, pemanfaatan teknologi informasi tentu akan menjadi hal yang wajib. Kebanyakan orang akan menggali sesuatu yang ia butuhkan secara online, termasuk saat akan mencari katering untuk kegiatan yang akan diselenggarakan.

Tidak perlu hal yang sulit dijalankan, kamu dapat mulai dari membikin sebuah fanspage pada FB, atau mungkin membuat sebuah akun Instagram. Nah, ketika mulai dapat memanfaatkan media sosial, langkah berikutnya yaitu membikin sebuah web. Website diperlukan agar bisnis yang kamu jalankan terlihat lebih profesional dan membuat orang lebih percaya.

Akan tetapi, jangan tinggalkan juga marketing secara offline ya, hal ini tentu tak akan pernah dapat tergantikan.

7. Sesekali Coba Bereksperimen

Seperti halnya berinovasi, bereksperimen ini juga perlu adakalanya dilakukan. Kamu bisa bereksperimen seputar menu yang akan dijadikan, paket yang kelihatannya akan menarik konsumen, atau mungkin metode penyajian dari makanan. Semua dapat kamu coba dan kreasikan sampai diketemukan mana yang hasilnya memuaskan.

8. Belajar Menentukan Harga yang Wajar

Salah satu alasan konsumen memilih sebuah jasa katering adalah harganya yang sesuai. Jangan pernah menentukan harga yang terlalu mahal sedangkan kamu baru memulai usaha katering. Tetapkan harga yang pantas dengan pasar, atau jikalau dapat sedikit bersaing sehingga pengorder akan memilih katering milik kamu.

9. Jangan Bermental Lemah

Selain mengurusi masalah teknik perkateringan, jiwa yang kamu miliki juga seharusnya kuat. Karena, bisa jadi kamu mendapatkan konsumen yang kurang sabar dan banyak komplain. Apabila jiwamu lemah
, bisa jadi baru memperoleh satu kali pesanan saja telah berkeinginan berhenti.

10. Kendala Umum yang Sering kali Dihadapi

Ada banyak kendala yang tak jarang menjadi permasalahan dikala kita membuka usaha katering, seperti banyak pesaing usaha katering, kuliner yang tidak layak dengan selera pelanggan, izin usaha yang belum dimiliki, pengelolaan pesanan yang biasanyasering mendapat komplain.

11. Belajar dari Orang Lain yang sudah menjalankan bisnis masakan

Setelah sukses melaksanakan bisnis katering, kamu juga perlu untuk belajar ilmu dari pengusaha yang sudah lebih dahulu terjun dalam dunia katering. Ada banyak orang yang dengan suka rela memberikan ilmu tanpa ditutup-tutupi.

Tapi ingat, kamu wajib tahu dengan siapa berkomunikasi. Sebelum belajar serta menggali cerita dan pengalaman, usahakan kamu sudah mengakrabkan diri terlebih dahulu.

Jangan tiba-tiba seketika minta untuk diajarkan, padahal kita belum meperkenalkan diri terlebih dulu.

Nah, itu tadi sebagian hal yang wajib kamu persiapkan saat memulai membuka usaha katering. Selalu utamakan kenyamanan pelanggan agar kamu menerima konsumen yang setia dan nantinya ia akan memesan kembali.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *