Blog

Memeriksa Kian Dalam Berapa Besarnya Kapasitas Bidang Peternakan Indonesia

- Updated June 21, 2018

Saban hari, setiap orang pasti memerlukan makanan untuk sumber stamina untuk tubuh.

Sumber energi tersebut dapat berasal dari tumbuhan ataupun binatang ternak.

Tanaman adalah sumber vitamin, sedangkan hewan ternak menjadi sumber lemak, protein dan mineral.

Sumber makanan yang bersumber dari binatang ternak bisa diperoleh menggunakan dua upaya. Pertama konsumen berbelanja binatang ternak atau daging yang dijual di pasaran. Kedua, konsumen menernakan hewan ternak yang akhirnya dipotong untuk disantap sendiri.

Ternak Lokal Indonesia

Dari beraneka macam spesies kambing yang terdapat di negara kita, kambing kacang merupakan varietas kambing orisinil dari Indonesia.

Karakter kambing kacang yang mudah diingat yakni wujud fisiknya yang mungil, juga prosedur penyesuaian yang gampang pada alam disekitarnya.

Selain kambing kacang, Indonesia juga mempunyai kambing etawa yang didatangkan langsung dari India guna dimanfaatkan daging dan susunya.

Awal Mula sapi di negara kita yaitu Banteng atau di bahasa latin disebut dengan Bos Sundaicus, yang saat ini menjadi salah satu hewan langka dan cuma dapat dijumpai di Ujung Kulon serta Pangandaran.

Di negara kita, jenis sapi yang biasa kita temui yaitu Sapi Bali, Sapi Madura, Sapi Zebu atau Sapi Peranakan Ongole.

Peranan Peternakan di Indonesia

Selain memproduksi komoditas baku semacam kulit, daging dan susu, peternakan di Indonesia juga memiliki kontribusi lain yaitu :

Sumber Kekuatan

Di beberapa daerah pelosok di negara kita, masih ada masyarakat yang menerapkan teknik konvensional pada saat mengolah lahan dan ladang, yaitu dengan menggunakan tenaga kerbau atau sapi guna menggarap sawah.

Sapi dimanfaatkan untuk membajak tanah yang dangkal sebaliknya kerbau digunakan untuk menggarap lahan berlumpur yang padat.

Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Limbah UKM Rumahan

Limbah pertanian sebagaimana jerami dan batang jagung, dapat digunakan untuk makanan ternak. Demikian juga dengan limbah industri rumahan semacam onggok singkong, bungkil kedelai atau ampas tahu.

Menurunkan Angka Pengangguran

Sektor peternakan mampu membuka lowongan pekerjaan baru baik sebagai peternak maupun sebagai pekerja.

Persebaran Peternakan di Indonesia

Dengan kekayaan alam yang kita punya, negara kita sepatutnya bisa secara swasembada untuk memenuhi konsumsi daging nasional.

Manajemen pengelolaan serta harga, ialah 2 aspek utama, mengapa sampai detik ini, pemerintah masih membeli daging dari negeri tetangga, padahal peta persebaran peternakan di Indonesia sudah sangat luas.

Dibawah ini ialah daerah persebaran peternakan di Indonesia :

Sapi

Kawasan dengan jumlah peternakan sapi terbanyak di negara kita adalah pulau jawa dengan jumlah lebih dari 50% diikuti Kalimantan, Maluku serta Sulawesi Selatan.

Di tanah Jawa, rata-rata, sapi dipelihara di dalam kandang dan disediakan makan dalam wadah yang sudah dipersiapkan. Lain halnya dengan perawatan sapi di Nusa Tenggara dan Sulawesi Selatan, dimana kedua wilayah tersebut mempunyai padang rumput yang lapang.

Kerbau

Tanah jawa masih menjabat sebagai penyumbang peternakan kerbau terbesar di Indonesia, kemudian ada pulau Sumatera serta Sulawesi Selatan. Wilayah lain semacam Papua, Maluku dan Kalimantan, masih sukar ditemui peternakan kerbau di daerah tersebut.

Kuda

Nusa Tenggara menjabat sebagai wilayah dengan peternakan kuda terbanyak di negara kita, lantaran di wilayah tersebut terdapat banyak padang gembalaan yang luas, jadi sangat patut tatkala dipakai untuk mengembangkan peternakan kuda.

Kuda sandel merupakan kuda yang terkenal di daerah Nusa Tenggara sebab mempunyai tenaga yang besar serta kerangka fisik yang bagus. Kuda ini gampang ditemukan di peternakan di wilayah Sumba.

Selain kuda sandel, negara kita juga memiliki kuda Makassar asli dari pulau Sulawesi, dan kuda Batak yang berasal dari Sumatera.

Kambing dan Domba

Maduran dan Jawa adalah tempat peternakan kambing serta domba terbesar di negara kita, selanjutnya terdapat Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Bali. Maluku, Kalimantan dan Papua menduduki urutan terbawah dalam penyebaran peternakan kambing di negara kita.

Ayam Kampung

Ternak ayam kampung di pulau Jawa, terutama di perkampungan, nyaris dilakukan oleh sebagian besar warga meskipun dalam jumlah kecil.

membudidayakan ayam kampung dijadikan sebagai kegiatan sampingan karena prosedur pemeliharaannya yang tergolong cukup simpel, yaitu dengan memberi pakan di waktu pagi serta petang, lalu membebaskannya di siang hari, untuk mencari pakan di pekarangan. Dan di waktu senja, sehabis dikasih makan, ayam dimasukan ke dalam kandang.

Pelestarian Ternak di Indonesia

Saat ini kita akan menguraikan tiga versi pelestarian ternak di Indonesia, yaitu :

Sapi Potong

Di Indonesia, teknik budidaya sapi secara umum bisa dibagi menjadi dua, yakni pemeliharaan secara intensif maupun semi intensif.

Budidaya semi intensif marupakan sistem pemeliharaan dimana tenaga kerja dan jam kerja diri sendiri tidak kalkulasi menjadi modal, sebaliknya budidaya secara insentif mengikut sertakan rasa lelah sebagai kalkulasi bisnisnya.

Pada tahun 2017 jumlah populasi sapi potong di Indonesia mencapai 16.599.247 ekor.

Sapi Perah

Pemelihara sapi di daerah rata-rata memerah susu secara lama memakai tangan untuk sesudahnya diserahkan ke koperasi serta dipasarkan ke industri pembuatan susu, tapi ada juga beberapa dari mereka yang memperdagangkan susu ke pelanggan secara langsung.

Peternak sapi dibawah naungan pabrik rata-rata memeras susu memakai peralatan perah mutakhir yang sudah disertai dengan pendingin yang bermanfaat untuk mengendalikan susu agar tidak segera busuk akibat bakteri.

Besaran persebaran sapi perah di negara kita pada tahun 2017 kurang lebih mencapai 540.000 ekor

Kerbau

Di negara kita, kerbau difungsikan untuk 2 hal.

Satu, kerbau dimanfaatkan sebagai tenaga kerja untuk membantu membajak sawah.

Kedua, kerbau diambil daging dan susunya untuk dikonsumsi. Terbatas untuk pengambilan daging, umumnya kerbau yang sudah sepuh yang dipotong lantaran sudah tidak bernilai lagi.

Tahun dua ribu tujuh belas, ada 1.395.191 jumlah persebaran kerbau di Indonesia berdasarkan Dirjen Peternakan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *