Blog

Taukah Anda Kalau Ramai Orang Mulai Belajar Bahasa Nabi

- Updated September 10, 2018

Kenapa harus menuntut ilmu bahasa Arab? Apa kegunaannya?

Meskipun kita tidak penduduk Arab, namun manfaatnya cukup besar kalau kamu bersedia menimba ilmu bahasa Arab.

Ini beberapa alasan kenapa kamu perlu kosongkan waktu buat menimba ilmu bahasa Arab.

Satu:

Keistimewaan bahasa Arab sangatlah jelas sebab bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Sedikit alasan inilah yang jadi alasan besar mengapa kamu mesti menuntut ilmu bahasa Arab. Keistimewaan bahasa Arab dijelaskan dalam Al-Qur’an lebih dari sepuluh tempat, seperti halnya dalam ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim

Kedua:

Dengan menuntut ilmu bahasa Arab lebih sederhana dalam menghafalkan, mengetahui, berbagi ilmu bersama mengamalkan ajaran Al-Qur’an. Dengan ilmu bahasa Arab lebih ringan juga untuk menguasai hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, menghafalkan menjelaskan bersama menerapkan.

Tiga:

Orang yang mahir bahasa Arab, terutama kandungan isi ilmu nahwu akan semakin gampang mempelajari Islam ketimbang yang belum mempelajarinya sama sekali. Apalagi jika kewajiban seseorang menjadi penyeru ajaran islam, selaku seorang da’i, kyai atau ustadz, pasti lebih bertujuan menuntut ilmu agar ringan memberikan pemahaman agama yang sesuai pada masyarakat banyak.

Poin Keempat:

Keturunan yang mahir bahasa Arab akan mudah mempelajari pengetahuan dari ulama secara privat ataupun membaca beraneka jenis karya ulama yang sangat banyak menjalar sampai sekarang ini. Padahal yang tidak mahir bahasa Arab sekedar bisa menggantungkan buku arti cuma itu sifatnya sedikit.

Poin Kelima:

Bahasa Arab itu bahasa yang sejuk dan lebih mendamaikan nurani, dan menenangkan rohani.

Ibnu Katsir saat menjelaskan surat Yusuf ayat kedua menyatakan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”

Poin Keenam:

Bahasa Arab adalah bahasa yang sangat mulia.

Ibnu Katsir rahimahullah serta berkata,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh sebab itu Allah menyatakan ajaran bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

Ketujuh:

Bahasa Arab adalah bahasa yang jujur, mudah dicerna serta fleksibel diperuntukkan untuk aturan kepada makhluk.

Allah menyatakan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Di ayat lain disebutkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Serta isi kandungan ayat lain disebutkan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Diterangkan isi kandungan Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab digunakan untuk sanksi pada sela-sela manusia. Dalam Zaad Al-Masiir dijelaskan sebenarnya bahasa Arab sungguh diperuntukkan untuk menjabarkan hukum-hukum yang tetap.

Masih belum tergugahkah nurani Anda bermaksud mengkaji bahasa yang amat menyejukan dan disayangi oleh Allah?

Mudah-mudahan Allah mudahkan untuk mempelajari bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, berantusiaslah dalam hal yang manfaat buatmu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *