Blog

Taukah Kamu Kalau Ramai Orang Mulai Belajar Bahasa Arab

- Updated February 10, 2018

Mengapa harus menuntut ilmu bahasa Arab? Apa saja keuntungannya?

Walaupun kita tidak orang Arab, tapi keistimewaannya cukup besar kalau kamu bersedia menuntut ilmu bahasa Arab.

Berikut ini sejumlah alasan kenapa kita wajib sempatkan waktu demi menggali ilmu bahasa Arab.

Satu:

Keistimewaan bahasa Arab sangatlah nyata sebab bahasa Arab yaitu bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Sedikit alasan inilah yang jadi pertimbangan mendasar mengapa kamu harus menimba ilmu bahasa Arab. Keutamaan bahasa Arab diterangkan di ayat Al-Qur’an terdapat dari sepuluh tempat, diantaranya dalam ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim

Dua:

Dengan menimba ilmu bahasa Arab lebih mudah waktu menghafalkan, memahami, mengajarkan dan mendakwahkan isi Al-Qur’an. Dengan modal bahasa Arab lebih ringan juga dalam memahami hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengingat mengartikan juga menerapkan.

Poin ketiga:

Kaum yang paham bahasa Arab, terutama mengerti kaedah-kaedah isi pemahaman nahwu akan kian mudah mendalami Islam daripada yang enggak mengkaji sedikitpun. Apalagi jika kewajiban seseorang menjadi penyampai ajaran islam, sebagai seorang da’i, kyai atau ustadz, tentu cenderung bertujuan mempelajarinya agar mudah memberikan pemahaman agama yang sesungguhnya pada orang luas.

Poin Keempat:

Orang yang mengerti bahasa Arab akan gampang mempelajari pengetahuan berasal ustadz secara langsung atau membaca beraneka ragam tulisan ulama yang sudah umum menjalar hingga detik ini. Meskipun yang enggak mahir bahasa Arab sekedar dapat menggantungkan kitab tafsir serta itu sifatnya sedikit.

Lima:

Bahasa Arab itu bahasa yang lembut dan mengarah mengenakkan perasaan, serta menenangkan jiwa.

Ibnu Katsir ketika menggambarkan surat Yusuf ayat kedua menyampaikan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”

Keenam:

Bahasa Arab yaitu bahasa yang amat menyejukkan.

Ibnu Katsir rahimahullah pun menyatakan,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh sebab itu Allah nyatakan tentang bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

Poin Ketujuh:

Bahasa Arab yaitu bahasa yang jujur, mudah dicerna juga fleksibel ditujukan sebagai hukum terhadap hamba Allah.

Allah menyatakan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Di ayat lain diterangkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Juga dalam ayat berbeda diterangkan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Diterangkan isi kandungan Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab digunakan untuk sanksi dalam antara manusia. Dalam Zaad Al-Masiir dijelaskan bahwa bahasa Arab sungguh digunakan buat menerangkan aturan yang wajib.

Masih tak tergugahkah perasaan Anda bertujuan mengkaji bahasa yang paling sejuk serta dimulaikan oleh Allah?

Mudah-mudahan Allah lancarkan untuk mempelajari bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, bersungguh-sungguhlah dalam perkara yang kemaslahatan kepadamu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *